Nonton Film Malicious 1973
Penghargaan untuk Turi Ferro sebagai Aktor Pendukung Terbaik.
Film klasik atau yang aslinya berjudul Malizia adalah sebuah film komedi erotis terkenal dari Italia. Film ini disutradarai oleh Salvatore Samperi. Film ini berlatar belakang di pulau Sisilia pada tahun 1950-an.
Malicious (Original Italian title: Malizia ) Release Year: 1973 Director: Salvatore Samperi Genre: Comedy / Drama / Coming-of-Age Language: Italian
This public link is valid for 7 days and shares a thread, including any personal information you added. This link or copies made by others cannot be deleted. If you share with third parties, their policies apply. Can’t copy the link right now. Try again later. Nonton Film Malicious 1973
Layanan seperti The Criterion Channel atau Mubi sering kali mengurasi film-film erotis klasik Eropa.
Malicious yang rilis pada 29 Maret 1973 adalah sebuah film Italia bergenre komedi-drama erotis yang disutradarai sekaligus ditulis oleh . Film ini dibintangi oleh bintang-bintang ternama Italia pada zamannya, yaitu Laura Antonelli , Turi Ferro , serta aktor muda Alessandro Momo .
Malicious meraih sukses finansial yang masif, meraup miliaran lira di Italia dan menjadi salah satu film terlaris pada tahun rilisnya. Kesuksesan ini memicu gelombang tiruan di seluruh dunia dan mempopulerkan sub-genre komedi erotis domestik. Tragisnya, Alessandro Momo yang bermain apik sebagai Nino, meninggal dunia dalam kecelakaan sepeda motor tak lama setelah film ini dirilis, membuat penampilannya di film ini dikenang sebagai warisan aktingnya yang paling gemilang. Pada tahun 1991, sutradara Salvatore Samperi sempat membuat sekuel berjudul Malizia 2000 , namun gagal mengulang keajaiban film pertamanya. Panduan Menonton Film Klasik Penghargaan untuk Turi Ferro sebagai Aktor Pendukung Terbaik
Cerita Malicious berlatar belakang di sebuah kota kecil di Sisilia, Italia. Fokus utama narasi berada pada keluarga melek huruf yang baru saja berduka atas kematian sang ibu. Keluarga ini terdiri dari Ignazio, seorang duda paruh baya yang bekerja sebagai pedagang pakaian, dan ketiga anak laki-lakinya yang berada di fase usia berbeda: seorang pemuda dewasa, seorang remaja yang sedang puber bernama Nino, dan seorang anak kecil.
Depending on your region, the film may be available on DVD or via streaming services that specialize in classic European cinema. It is often available with English subtitles for international audiences.
, seeking a companion and a mother figure for his children, soon becomes infatuated with her and eventually proposes marriage. Film ini berlatar belakang di pulau Sisilia pada
Bila Anda ingin menggali lebih dalam tentang era keemasan sinema Italia, saya bisa membantu merekomendasikan , memberikan profil lengkap sutradara Salvatore Samperi , atau mencarikan informasi ketersediaan platform streaming resmi saat ini. Bagian mana yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? Share public link
, putra tengah yang berusia 14 tahun dan sedang dalam masa pubertas.
Jika Anda tertarik untuk menjelajahi sinema klasik Eropa lebih dalam, saya bisa merekomendasikan beberapa judul serupa. Beritahu saya jika Anda ingin mencari informasi mengenai: era 1970-an lainnya. Daftar film terbaik Laura Antonelli sepanjang kariernya.
As Angela diligently integrates herself into the family, she becomes the object of intense sexual desire for both the father and his eldest two sons. While Ignazio courts her with the intention of marriage, his middle son, (14), becomes dangerously obsessed with her. Nino begins a psychological game of blackmail and manipulation , forcing Angela into a series of increasingly humiliating sexual games. The film culminates on the eve of his father’s wedding to Angela, highlighting the dark and "malicious" nature of Nino's triumph over her. Cast and Production
Released in 1973, "Malicious" was part of a wave of psychological thrillers that captivated audiences during the decade. The 1970s were a time of great social change, and films like "Malicious" tapped into the anxieties and fears of the era. The movie's themes of paranoia, deception, and the blurring of reality resonated with viewers who were already on edge due to the tumultuous events of the time.
